Pelatihan Motivasi Mahasiswa PBI

Sebuah pertanyaan muncul dalam diskusi (23/03) tentang bagaimana seseorang bisa berkembang jika berada di lingkungan yang mengekangnya untuk berubah (Maju)?

“ Mengutip (lagi-lagi) tuturan bijak Pramoedya Ananta Toer dalam Rumah Kaca, h. 436 bahwa Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka “kemajuan” sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia. Tuturan agung itu hendak mengajarkan kepada kita untuk menjadi pribadi yang mampu menggiring arus, dan bahkan melawanya. Tidak justru dikendalikan dan mengikuti arus yang regresif, dan mengarah pada kejumudan rasa, fikir dan laku. Selanjutnya, kita lah yang memilih dan menentukan untuk bersepakat bahwa kata “kemajuan” masih menjadi hak paten kaum yang mengindahkan perjuangan dengan keberanian”





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@andi_assidqi