Dalam suatu waktu, ku menyapa & menyaksikan lahirnya generasi pendidik dan penulis. Penyangga tiang kokoh tradisi intelektual, yang gemar membaca, berdiskusi & menulis. Reproduksi gagasanmu adalah sebuah transkripsi eternal. Harapku, ajaran Ki Hadjar Dewantara tentang 'tri saksi jiwa' (cipta, rasa, karsa), dan 'tri nga' (ngerti, ngrasa, nglakoni) mengilhami kita dalam merasa (hati), berfikir (akal) & berlaku arif lagi produktif.
Hingga pada saatnya, kita mampu (benar-benar) menjadi pendidik & penulis yang 'tetep antep mantep' (memiliki ketetapan hati, memiliki bobot & tetap pada pilihanya), 'ngandel kandel kendel bandel' (percaya kepada Tuhan dengan utuh, sehingga kita berani menghadapi sesuatu karena benar & tidak mudah putus asa), dan 'ning neng nung nang' (hening, meneng, hanung, menang/dengan fikiran yang tenang, tidak emosi, memiliki keteguhan hati maka akan memperoleh kemenangan). Menjadi manusia paripurna, idealitas & jawaban terhadap amanat Tuhan kita.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar