Belajar bersama rekan-rekanita IPNU-IPPNU Brebes tentang ijtihad menjadi Fasilitator Kaderisasi Transformatif & Produktif. Menakar kata transformatif, sejenak fikirku tertuju pada tipologi yang dimaknakan oleh Freire tentang fase kesadaran manusia, yakni magical consciousness, naive consciousness, critical consciousness & transformative consciousness. Fasilitator adalah pendidik yang seharusnya melampaui beragam derajat kesadaran, hingga menuju konsepsi kesadaran manusia paripurna, yakni 'sadar' transformatif. Kesadaran yang didasari oleh pengharapan (hope) & impian (dream), serta diaktualisasikan dengan rasa, fikir & laku produktif. Maknaku tentang produktif tidak terreduksi oleh abdi karya fisik yang tertranskripsikan semata. Namun, segala usahamu yang memberikan manfaat & tumbuh bersama banyak orang, adalah laku produktif.
Selanjutnya, kesadaran yang telah tumbuh & mengakar dalam mindset kita, perlu untuk diinternalisasikan dalam praksis kehidupan. Fasilitator, harus memiliki kompetensi & kepakaran yang memadai untuk mencapai visi mulia sebuah lembaga. Kemampuan untuk mentransmisikan pengetahuan (knowledge delivery), mendesain rancang bangun pola kerja kelembagaan (curriculum design) & usaha untuk menjadikan aktivitas kelembagaan menjadi dinamis (session design), merupakan upaya integratif untuk menjadi (benar-benar) fasilitator transformatif & produktif.
Berita Lengkapnya di http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,2-id,63289-lang,id-c,daerah-t,Optimalisasi+Proses+Kaderisasi++IPNU+IPPNU+Brebes+Gelar+Latfas-.phpx




Tidak ada komentar:
Posting Komentar