Mereka yg kita sebut 'gila/tidak waras' itu benarkah adanya? Atau justru kita yg sesungguhnya demikian. Hanya kebetulan kita menang kuantitas saja.
Bayangkan jika keadaanya berbalik, atau justru mereka (yg gila/tidak waras menurut kita) sejatinya tengah menertawakan kita yg dianggapnya gila. Bagaimana tidak, kita rusak alam, kita rampok uang rakyat, kita saling 'membunuh' meski bersodara, kita rawat permusuhan, kita lestarikan budaya angkuh ke-aku-an dengan kesombongan yang melangit.
Barangkali itu alasan yang membuat mereka murah senyum & tertawa sepanjang waktu dijalan-jalan. Atau justru si pembuat status ini yg tidak waras.. Haha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar