Rerintik hujan beriring sejak kemarin, menyapa dan menyertai langkahku menjemput masa depan bersamamu. Jika ini rahmat, syukurku atasNya dengan segala anugerah yang diberikan. Dalam hatiku bertutur, Engkaulah wanita yang selalu ku rapalkan dalam do’a-do’a sholat dan ibadahku, setelah kedua orang tua dan keluargaku.Aku teringat Bapak, yang tiga tahun lalu kembali pada Allah, selepas subuh minggu itu (3/02/13). IlmaNe Assidqi Part II Kau adalah satu-satunya wanita yang Bapak sapa setelah Ibu, disaat beliau hendak pamit menghadapNya. Setelah Kau rawat beliau berhari-hari dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain.
Kamis lalu (6/10/16) Bapak hadir dimimpiku, mengantarku melamarmu. Gagah berbaju dan sarung putih, serta peci hitam kesayanganya. Meski tidak banyak berkata, Bapak tersenyum lebar dan ceria, senang rasanya saat ku peluk. Sosok yang tidak lagi ku temui sehari-hari. Alhamdulillah masih ada Ibu luar biasa yang selalu besertaku menjalani kehidupan.
Semoga Allah senantiasa memberi keberkahan, kemudahan dan kelancaran untuk segala hajat yang akan datang. Semoga segala hal benar lagi baik senantiasa bersama keluargaku dan keluargamu, serta membawa kemanfaatan bagi banyak orang. Amin
Semoga Allah senantiasa memberi keberkahan, kemudahan dan kelancaran untuk segala hajat yang akan datang. Semoga segala hal benar lagi baik senantiasa bersama keluargaku dan keluargamu, serta membawa kemanfaatan bagi banyak orang. Amin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar