Lulus

Kamis (15/12); Lulus, barangkali inilah jawaban atas rapalan doa-doa dan interupsi kepada Tuhan yang mengalir tiada putus dari mereka yang mengasihiku, lebih khusus Ibuku. Sebuah rakaat panjang (21 bulan) yang ku jalani mengemban amanat Bapak, tiga hari sebelum beliau mangkat. Sungguh beruntung dilahirkan dari keluarga cinta dan kaya ilmu, meski tidak kaya harta.

Adakah mereka ku sebut tidak mulia?, sementara seluruh hidupnya mereka nisbatkan pada kerelaan karenaNya, mendidik putra-putri terbaik bangsa (Guru). Bagi mereka, ilmu ibarat mutiara, laut yang menyimpanya adalah thariqah, sedang perahu untuk mencapainya adalah pendidikan, begitulah (mungkin) analogi yang menggambarkan perjalananku dalam belajar.

Hidupku, adalah hidup mereka. Mereka bak oase dalam gurun yang kering kerontang, mereka sejukkan kegersangan hati, fikir dan lakuku dengan ilmu dan Islam. Mereka bangun mimpi dan rawat harapan dengan getir keikhlasan penuh kerelaan. Almarhum Bapak dan Ibu, sebuah nama dan sebuah cerita. Terimakasih telah mengantarku sejauh ini, bersama keluarga yang begitu menyayangiku (Mas Ahmad Zacky Al-Amani, Adik Fifiya Sya'afatul Khoiriyah, & Arinun Ilma)

Ucap syukur dan terimakasih juga melimpah untuk guru-guruku di Mli Universitas Diponegoro, Ibu Dr. Nurhayati, M.Hum (Pembimbing), Dr. Deli Nirmala, M.Hum, Bapak Herudjati Purwoko, Ph.D, Dr. Suharno, M.Ed, Dr. Agus Subiyanto, MA. Semua yang keluar dari lisan dan tulisan mereka adalah ilmu. Nasihat dan motivasi mereka adalah hikmah. Tindak dan laku mereka adalah uswah yang baik lagi bajik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@andi_assidqi