"Pena dan secarik kertas sajak rindu padamu. Jejak dan senyummu berbekas pilu mematungku. Membisuku hilang kata & bahasa. Barangkali, Kau disisiku kini menatapku menghias nisanku." Begitu keluh sedihku mengingatnya, lelaki yang darinya ku menyawa dan memanusia.
Agaknya, benar kata penyair bahwa 'pisah' bukanlah akhir dari segala hal baik. Hilang cemas, getir & gelisahku menyaksikan generasi yang dari mereka kita menjadi kalah penting.
Generasi yang dinarasikan Jean Piaget memiliki fase sensorimotor, pra operasional, operasional kongkrit dan operasional formal untuk menjadi insan gemilang. Atau seperti digambarkan kaum konstruktivis yang percaya bahwa setiap anak memiliki kemandirian untuk menemukan dan mentransformasikan sendiri segala hal baik yang dimilikinya. Mari membuatnya 'berfikir', bukan 'memikirkanya'. Mari mendampinginya 'menjadi', bukan 'menjadikan' nya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar