Konferensi Internasional Linguistik Tahunan

Menyajikan Artikel Ilmiah Berjudul "Fight Against Legitimate Language Violence to Children; The Study of Critical Discourse Analysis in the Book of Anak Islam Suka Membaca" dalam Konferensi Internasional Linguistik Tahunan (KOLITA) ke 14 UKI Atmajaya, Jakarta Rabu-Jum'at (6-8/04/16). Bersama 125 linguist dari Nusantara, Asia & Eropa terseleksi dari 320 abstraksi.
Barangkali habitus, modal ideologis, power & akses kian mendominasi domain pendidikan nasional. Tak ayal, anak-anak lah sasaran paling strategis dalam melanggengkan kuasa bahasa simbolik untuk di-reproduksi menjadi agen 'jihad' yang meng-amini kekerasan dalam beragama.
Analisis tekstual, discourse practice & sosiokultural membuktikan bahwa peperangan simbolik didominasi oleh 'mereka' yang berniat menghancurkan karakter ke-Islaman & ke-Indonesiaan bangsa ini. Melalui labelisasi 'suci' budaya perang & saling membunuh yang ditanam dalam fikiran anak sejak sangat dini. Mari Selamatkan Generasi Muda Bangsa ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@andi_assidqi