Belajar tidak hanya bisa dilakukan di ruang kelas, dengan segala aturan formalistiknya, & dinding tebal yang memisahkanya dari realitas masyarakat. Seperti Freire yang menganggap pembelajaran dikelas cenderung otoriter dan tidak dialogis, atau Illich yang melakukan kritik tajam & bahkan menginginkan lahirnya masyarakat tanpa sekolah, karena sekolah justru ditengarai menjadi sarana 'penjajahan' terhadap kemandirian & kemerdekaan manusia dalam belajar.
Bicara pendidikan, berarti kita sedang membicarakan masa depan sebuah bangsa dalam prospek yang futuristik. Mari duduk (lesehan) & melingkar satu waktu dalam sepekan, kita berdialog, berbagi pengetahuan, dan bercengkerama dengan alam raya. Mengurai benang kusut problematika pendidikan, menghimpun ide-ide segar yang masih berserakan, untuk bersama menciptakan masyarakat pembelajar (learning society) yang berbudaya. Mewujudkan masyarakat yang terdidik cipta, rasa & karsanya, Insan Paripurna yang cerdas hati, fikir & lakunya, untuk peradaban bangsa yang lebih baik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar